Reviewdari temanAug 31, '07 8:51 PM
for everyone
Category:Other
Sebelum membaca ini, mari kita samakan persepsi kita tentang cinta. Cinta itu kepercayaan yang melahirkan sayang yang sangat, Cuma itu.???

Definisi cinta memang multiungkap. Semua lidah, juga pena punya pendapat sendiri-sendiri tentang cinta (sebenarnya yang paling berperan disini adalah pengalaman bercinta, juga kemampuan menyerap energi cinta empunya lidah, juga pena). Buat yang masih suka mempermainkan cinta /dolanan (pasti masih kecil), menyamakannya dengan permainan. Yang otaknya jorok menganggapnya sebagai seks (lalu mereka berlindung dibalik istilah yang diciptakan sendiri: making love). Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebagai mimpi. Yang baru ditolak mencapnya sebagai bencana. Tapi bagiku, cinta itu kepercayaan (entah dalam level kedewasaan atau kekanakan) yang melahirkan sayang yang sangat, just that.
Seorang penyair pernah berkata, cinta itu seperti burung yang hinggap dikepala. Kita tidak bisa memilih burung mana yang akan menclok dan kapan dia mau nangkring. Tapi kalo burung itu bisanya Cuma buang ampas berujung putih yang bikin rambut bau, bukankah seharusnya kita cepat-cepet ngambil ketapel, mengisinya dengan kelereng lalu mengarahkannya ke kepala. Mengusirnya karena kita nggak lagi percaya dia bakal jadi mahkota yang indah.
Aku percaya bahwa dengan cinta segalanya akan jadi mudah, menyenangkan dan membahagiakan, bukan sebaliknya (seseorang mengajari saya bahwa senang dan bahagia itu berbeda). Minimal aku yakin bahwa dengan mengantarkan cinta ketangan orang yang kita maksud, energi cinta kita tersalurkan (tau sendiri khan gimana rasanya).
Dengan mengharukan, Karl Marx mengakui bahwa hubungan yang tidak bikin terasing adalah hubungan cinta sejati antara lelaki dan perempuan. Hubungan demikian merupakan hubungan dimana masing-masing pihak berkeinginan saling membahagiakan dan tidak menuntut balas jasa. Kamu tidak berhutang apapun pada orang yang mencintaimu. Barangkali pendapat Marx tentang cinta dipengaruhi oleh hubungannya dengan istrinya yang cukup berbahagia, meskipun didera kemiskinan.
Dengan bahasa yang substansinya sama, Gibran bilang, cinta itu adalah sebuah pertanggung jawaban yang manis. Dia bukanlah sebuah hubungan komersil yang selalu menghitung untung-rugi.
Gibran yang romantis justru menemukan cinta dalam kerja/aktivitas manusiawi. Kalimatnya yang populer adalah “kerja adalah cinta yang mengejawantah”.
Dengan rasa cinta, bekerja menjadi penyatuan diri dengan diri sendiri, dengan diri orang lain, dan kepada Tuhan (jreng...!). Jika Marx bilang kerja adalah wujud eksistensi manusia, dan Gibran bilang kerja adalah pengejawantahan cinta, maka Erich Fromm bilang cinta adalah jawaban atas masalah eksistensi manusia.
Sejarah manusia diawali dengan keterpisahan. Dimulai dari terusirnya Adam dan Hawa dari surga, sebagai keterpisahan dari tuhan. di bumi pun mereka diturunkan terpisah. Dan kiamat kecil itu, mati, juga merupakan keterpisahan seseorang dengan orang lain. Kalau begitu, menurut Fromm, kebutuhan manusia yang paling dalam ialah mengatasi keterpisahannya dan meninggalkan penjara kesepiannya. Dan itu dicapai lewat cinta. Dengan cinta manusia memperoleh kebersatuannya. Yang menarik menurut Fromm, salah satu cara memperolehnya adalah dengan kegiatan kreatif, karena dengannya manusia menyatukan diri dengan bahannya, yang mewakili dunia di luar dirinya. Dalam prosesnya, ia yang merencanakan, ia yang mengerjakan, dan ia yang melihat hasil kerjanya



almudznib wrote on Sep 1, '07
Seorang penyair pernah berkata, cinta itu seperti burung yang hinggap dikepala. Kita tidak bisa memilih burung mana yang akan menclok dan kapan dia mau nangkring. Tapi kalo burung itu bisanya Cuma buang ampas berujung putih yang bikin rambut bau...
.....
keramas aja langsung.. ngga usah repot.. diketapel.. hehehehehe...
geges wrote on Sep 1, '07
hi,gmn nich kbrnya,dah lama gak mampir,rumahnya makin bagus aja siiiiiiiiiiiplah,,,
klo menurut gw cinta adalah nafsu,,,,,,,,,,
suka hanya sesaat,,,,,,,,,,,,,tapi klo sayang selamanya seperti orang tua menyayangi anaknya sepanjang masa,,jadi klo orang bilang cinta jangan percaya klo enggak di dasari dengan sayang,,,
apalagi klo suka doank hanya sesaat begitu lihat yang lebih cantik atau sebaliknya yang lebih ganteng,,,,,pindah lain hati dech,,,,,,,,,,klo cinta hanya nafsu ingin enaknya aja mengambil mahkota cewe boong bullshit gombal gak ingat bahwa tuh cowo di lahirkan dari seorang cewe yaitu ibu,,,,,,,,,,,,,maka bagi cowo yang suka mempermainkan cewe stupid bgt,hargailah seorang cewe,,,,karena kita sadar betapa besar perjuangan seorang ibu melahirkan kita,,,,,,,,,,,,
tapi klo sayang,selamanya sayang kepada kekasih,ceuk kang doel sumbang mah duriat,,atau ka nyaah,teu bisa di beli ku harta,,,,,,,,,,,,,eta nu penting mah,,,,,,,,,,,,ka nyaah kasih sayang,,,,,,,,,,,,itu aja ko klo menurut gw,,,,,,,,,
klo ada orang yang masih bilang cinta berarti itu orang belum tahu semua tentang kehidupan
pahit manis,suka duka,dan juga tentang cinta belum nyampe ke sana,,,,,,dech masih di bawah pemikirannya,,,,,,,,,,,sorry aja,,,,,,,,,,
klo cuman ngomong cinta doank mah semua orang juga bisa gampang di ucapkannya,tapi sulit tuk di praktekannya,,,,,,,,,,,,,,,,,akhirnya banyak juga yang selingkuh,,,,,,,,,,,,meskipun itu udah bersuami istri,,,,,,,,,,,,,,karena,banyak yang tidak bahagia,karean itu semua tidak di dasari dengan kasih sayang ,,,,,,,,,,,,cuman cinta doank yang hanya nafsu belaka,,,,,,,,,klo suka hanya sesaat,,,,,,,seminggu 2 minggu juga udah bosen lihat terus muka cewe,,,,,,,,
tapi klo udah sayang beda bgt dech seperti kita menyayangi diri kita sendiri,,,,,,,,,,,


ok,jadi intinya cinta adalah nafsu menurut gw,maka alangkah goblognya seorang cowo yang suka mempermainkan cewe,sama enggak pernah menghargai ibunya sendiri,,padahal dia di lahirkan dari rahim seorang ibu,,,,,,,,,udah itu aja dech,,,,,,,,,,
klo di teruskan gak bakal cukup sejam 2 jam atau bahkan bisa beberapa buku,,,,,,,,,,,,
hidup boleh metal,tapi yang namanya cewe harus di hargai dan di sayangi,,,,,,karean cewe di ciptakan dari tulang rusuk kiri laki2,,,,,,,,,,,,,,
c3ngg3ng wrote on Sep 13, '07
hemmmm,good comment bro
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help