ReviewReview41R M4T4Oct 15, '07 10:54 PM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:TES
air mata menjadi tak ada artinya jika setelah tetes terakhir,
tak ada perubahan apapun dalam langkah kita.


Seringkali, ketika sesuatu terjadi di luar rencana, harapan dan keinginan lewat tak tertangkap barulah manusia mengingat Dia. Sadar dirinya tak mampu berbuat apa-apa, jika Allah sudah berkehendak. Saat itu biasanya manusia menangis atau berkeinginan untuk menangis. Namun, tak lama bila ada harapan dan keinginan yang terwujud, maka tertawalah ia dan lupa lagi kepada Sang Pemberi Harapan.Amat biasa, manusia menangis, melelehkan air matanya, ketika merasa hancur, tujuannya gagal, harapannya kabur, dan cita-citanya berantakan. Atau, apabila yang telah diupayakannya mengalami kebuntuan. Menangis adalah cara Allah menunjukkan kekuasaan dan kemahabesaran- Nya. Air mata itu mungkin saja diciptakan untuk menyadarkan manusia agar senantiasa mengingat-Nya. Titik-titik air bening dari kelopak mata itu bisa jadi adalah teguran Allah terhadap riak kenistaan yang kerap mewarnai kehidupan ini.Seperti Allah menurunkan hujan dari gumpalan awan untuk membasahi bumi dari kekeringan hingga tumbuh sayur segar dan buah yang ranum. Seperti itulah barangkali tangis manusia akan membasahi kekeringan hati dan melelehkan kerak kegersangan agar menghadirkan kembali wajah Dia yang mengiringi setiap langkah selanjutnya.Semestinya, tangisan meluluhkan bongkah-bongkah keangkuhan dalam dada, hingga timbul kesadaran hanya Dia yang berhak berlaku sombong. Air mata itu akan melelehkan pandangan mata dari meremehkan orang lain dan semakin menjernihkan kacamata untuk lebih bisa melihat kemahabesaran dan kekuasaan Allah. Titik-titik bening itu akan membersihkan debu-debu pengingkaran yang menyesaki kelopak mata yang menjadikan sering kali lupa bersyukur atas nikmat pemberian-Nya.Semestinya pula, melelehkan air mata membuat hati tetap basah oleh ke-tawadlu-an, qona'ah, dan juga cinta terhadap sesama. Air mata menjadi penyadar bahwa apa pun yang kita upayakan semua tergantung pada-Nya. Tak ada yang patut disombongkan pada diri di hadapan sesama apalagi di hadapan Dia. Air mata akan mengantarkan kita pada kekhusukan

gabbrug wrote on Oct 15, '07
Sobat.....
Dulu Aku pernah merasakan
Impian itu di ambang nyata
Tapi karena kebodohanku
Akhirnya Impian itu sirna
bagaikan di telan bumi
Kini ku terasa terasing
di dalam dunia ini...
c3ngg3ng wrote on Oct 15, '07
gabbrug said
Sobat.....
Dulu Aku pernah merasakan
Impian itu di ambang nyata
Tapi karena kebodohanku
Akhirnya Impian itu sirna
bagaikan di telan bumi
Kini ku terasa terasing
di dalam dunia ini...
Sabar friend semua pasti ada hikmahnya buat kita,allah nga akan ngasih cobaan melebihi kemampuan umatnya
gabbrug wrote on Oct 15, '07
amin
c3ngg3ng wrote on Oct 16, '07
gabbrug said
amin
semoga kebahagiaan selalu ada padamu friend
gabbrug wrote on Oct 16, '07
gimana mungkin aku bahagia klu kau selalu jauh dari sisiku wakakaka
wid2o wrote on Oct 17, '07
sudah keluar belom tuh airmatanya......?.
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help